Arsip Kategori: Gempa & Tsunami

Gempa & Tsunami

Gempa Bumi Kenapa Mesti

Peristiwa Gempa dan Tsunami Aceh 2005, Gempa Yokya 2006 dan Gempa dan Tsunami Pangandaran 2006, menyadarkan masyarakat Indonesia akan dahsyatnya bahaya Gempa dan Tsunami. Masyarakat juga menjadi was-was bahwa Gempa dan Tsunami akan dapat terjadi lagi menimpa daerah lain atau bahkan mungkin rumah mereka sendiri.
Menurut catatan yang ada, kedahsayatan gempa jauh lebih besar dari bencana bom atom. Sebagai gambaran, gempa California 1989 lebih dahsyat 6000 kali dari bom atom Hiroshima.


Mengenal Gempa dan TSunami

Sayangnya, Gempa dan Tsunami tak mengenal kata cukup untuk berhenti. Selama bumi masih berputar, selama itu juga berarti bumi masih bergerak, kerak-kerak bumi masih saling berjalan, menyusup, mematahkan atau membelah satu dengan yang lainnya.

Bumi tidaklah padat seperti yang kita kira, dibawah lapisan tanah yang kita pijak, bumi ternyata adalah lapisan pijar panas yang mengalirkan energi dan menggerakkan kerak-kerak diatasnya. Kerak itu yang mendasari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan pulau2 besar lainnya di daratan Asia dan Eropa. Kerak yang lebih kecil mendasari pulau-pulau seperti Sulawesi, Timor, dan lain2. Kerak lainya adalah kerak yang mendasari lautan di Selatan dan kerak yang mendasari lautan di Utara. Gempa yang terjadi di Sumatera dan Jawa adalah akibat terjadi ketidakstabilan ketika kerak laut di Selatan bertubukan dengan kerak pulau Sumatera dan Jawa.

Bayangkanlah bila sebuah sedan menubruk sebuah truk tanki air. Ketika terjadi tabrakan yang lambat mungkin penumpang tak menyadari, tapi pada akhirnya salah satu dari dua mobil itu akan rusak, membuat ketidakstabilan dan hentakan pada penumpang diatasnya. Hentakan itu bisa membuat tangki air tumpah, menyapu makhluk yang lebih kecil darinya.

Bila kendaraan itu adalah dua kerak, hentakan itu disebut gempa dan tumpahan air disebut Tsunami.

Dimana Akan Ada Gempa dan Tsunami lagi?

Gempa akan terjadi dimana saja dipermukaan bumi bila ada energi gesekan antar kerak bumi yang membuat ketidakstabilan. Daerah-daerah dekat pertemuan antar kerak bumi semakin berpeluang untuk terjadi gempa karena dekat dengan sumber energi tumbukan. Jadi, masyarakat di sepanjang pantai Selatan Jawa dan Sumatera perlu waspada akan terjadinya Gempa dan Tsunami. Masyarakat pantai Utara lebih kecil kemungkinannya karena letaknya lebih jauh dari pertemuan kerak.

Kapan Akan Ada Gempa?

Menebak kapan ada gempa seperti menebak kapan ada kecelakaan ketika kita naik kereta api. Para penumpang kereta api tidak tahu kapan waktunya, tapi para petugas rel mungkin tahu kalo ada kerusakan rel yang mungkin dapat menyebabkan kecelakaan. Orang awan tidak tahu kapan akan ada gempa, tapi para ahli gempa (seismologist) mungkin tahu kalau ada kerusakan struktur bumi yang mungkin menyebabkan terjadinya gempa.

Menyelamatkan Diri Dari Gempa dan Tsunami

Gempa dan Tsunami memang tak dapat ditolak. Ia akan datang tanpa permisi. Tapi bukan berarti tak ada waktu untuk menyelamatkan jiwa. Tingkat kerusakan bangunan dan kehilangan material juga dapat dikurangi.

Muhamad Sani Tirtayasa, Seismologist, Sriwijaya, 2006.